Advertise

Latest Post

Ada Bayi Ditelantarkan Oleh Ibunya Dan Dimasukan Kedalam Tas

Sadis, Seorang Bayi Dimasukan Kedalam Tas dan Dibuang Begitu Saja

Kisah pilu terjadi lagi di China. seorang bayi perempuan dibuang begitu saja oleh ibunya. Ketidaksiapan mental dan himpitan ekonomi yang menjadi alasan kejadian ini dan salah satu negara yang paling banyak mengalami peristiwa ini adalah China.

Negara ini membuat penampungan bayi yang sengaja dibuang oleh orang tuanya. Selain itu, bagi mereka yang memiliki jumlah anak lebih dari ketentuan negara, harus menyerahkan anaknya ke penampungan ini.

Namun, seorang bayi perempuan yang sepertinya sengaja dibuang oleh kerabatnya, memiliki nasib serupa yang bahkan hampir menghabisi nyawanya. Kejadian ini bermula saat seorang wanita menemukan seorang bayi dalam tas cokelat yang mencurigakan.

Dilansir Thinkstockphotos.com. Wanita bernama Guo inipun mendekati dan membuka tas itu. Ia sangat terkejut menemukan bayi perempuan yang membiru dan tertelungkup. Seperti sengaja diposisikan seperti itu agar kehabisan nafas.

Bayi kecil ini menangis, ia kehabisan oksigen dan wanita yang menemukannya segera berteriak minta tolong. Mereka memberi bayi itu air sambil menimang-nimang agar berhenti menangis. Bayi perempuan ini diperkirakan belum berusia 1 bulan.

Entah karena apa keluarganya tega membuang bayi ini di jalanan Xiamen, Fujian pada 10 Juli pagi. Kabar terakhir bayi mungil itu sepertinya masih dirawat oleh pihak medis terkait dan pihak berwenang juga mengidentifikasi keluarga maupun siapa saja yang diduga membuang anak tak berdosa ini.

Sangat disayangkan masih banyak orang tua yang belum siap secara mental untuk bertanggung jawab sehingga tega membuang anaknya sendiri.

Sedih, Pria Cacat ini Ditelantarkan Oleh Sopir Taksi

Sopir Taksi Kejam, Buang Tumpangan Cacat di Tengah Jalan Raya

Sudah terjatuh malah ketimpah tangga, kalimat ini sangat tepat untuk mengambarkan peristiwa yang dialami Wang Feng. Pria lumpuh ini harus menelan kesialan nasibnya setelah dibuang sopir taksi di tengah keramaian lalu lintas.

Dimuat Dailystar.co.uk. Kisah ini bermula, sebuah taksi menawarkan diri untuk sebuah tumpangan. Setelah harga disepakati, sopir dan Wang Feng memulai perjalanan yang akan dibayarkan. Sayangnya, lalu lintas terlalu macet hari itu.

Sopir taksi ini mulai jengkel dan mengatakan bahwa ia harus menaikkan tarif tumpangannya. Namun Wang feng menolak. Ia sudah tak ada uang lagi dan protes karena sudah sepakat dengan negosiasi mereka dari awal.

Protes yang diajukan Wang Feng malah membuat sopir taksi marah. Akhirnya sopir taksi itu berhenti dan membawa Wang Feng keluar dari taksinya. Lebih kejam lagi, ia bahkan membawa Wang Feng di tengah jalan dan meninggalkannya di sana.

Wang Feng merasa sangat dirugikan dan ia hampir tak tahu bagaimana nasibnya karena tak bisa berjalan. Untungnya ada pengendara motor yang baik hati dan segera memanggilkan polisi. Saat ini sopir taksi itu masih dalam pencarian dan diduga bukan berasal dari agen terdaftar.

Padahal Wang Feng ingin mengunjungi saudaranya, ternyata malah jatuh ke tangan yang salah. Hati-hati dengan tawaran tumpangan semacam ini. Karena kejahatan semacam ini bisa saja terjadi pada Anda karena kelalaian.

Hanya Semangkok Mie, Ia Tega Membunuh Temannya Sendiri

Gara-Gara Tidak Dikasih Cicipi Mie, Malah Dibunuh dengan Sadis

Peristiwa apa saja bisa terjadi, tidak menutup kemungkinan hal-hal sepele atau pun serius. Namun jika peristiwa sepele jarang sekali kita dengar akan berujung dengan kematian. Beda lagi yang terjadi di china, ada sebuah kejadian yang cukup unik benar-benar terjadi.

Bermula disuatu pagi ada dua orang pria di kota Suizhou, Provinsi Hubei, China terlibat perkelahian dan berujung kematian salah seorang dari mereka dengan hanya karena perselisihan terkait semangkuk mie.

Dilansir www.mirror.co.uk. Insiden ini terjadi saat Yul Liao 48 tahun sedang menyantap semangkuk mie. Tak lama kemudian temannya Bo Tuan 29 tahun datang dan ingin mencicipi mie yang tengah disantap Liao. Tapi, Yul Liao menolak permintaan Bo Tuan itu. Atas penolakan itu ternyata membuat Bo Tuan marah dan keduanya kemudian saling mencaci.

Dalam sekejap, Bo Tuan mencabut pisau yang dibawanya lalu menggorok leher Yul Liao. Setelah pria itu tergeletak bersimbah darah Bo Tuan kemudian membelah dada Yul Liao dan mengambil jantung pria itu.

"Dia membelah dada pria itu seperti membuka karung beras dan mencabut jantungnya di depan kami semua. Saya bersumpah jantung itu masih berdetak," kata seorang perempuan yang menyaksikan peristiwa itu.

"Beberapa orang jatuh pingsan, dan saya juga berharap jatuh pingsan. Saya hanya bisa menutup mata," sambung perempuan itu. Saksi itu mengatakan setelah membunuh Yul Liao, Bo Tuan tidak meninggalkan tempat itu dan hanya berjalan mondar-mandir sambil membawa jantung korban.

Tak lama kemudian polisi datang ke lokasi pembunuhan yang kemudian menangkap Bo Tuan yang sama sekali tak memberikan perlawanan. Masyarakat setempat mengatakan, setelah kejadian itu mereka menginginkan lebih banyak polisi ditugaskan di tempat itu untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Masyarakat juga kecewa karena polisi dianggap terlambat datang. Sejumlah orang mengatakan polisi datang 40 menit setelah peristiwa yang besar kemungkinan pelaku pembunuhan bisa menyerang orang lain.

Sadis, Membunuh Suami Dan Organ Tubuh Dikeluarkan

Membunuh Suaminya Lalu Organ Tubuhnya Dimasak

Jika Anda pernah menonton film kanibal mungkin berita ini tak jauh berbeda, bagaimana tidak? seorang istri tua tega membunuh suaminya lalu seluruh organ tubuhnya dipotong dan dimasak.

Menurut para sumber di pengadilan, perempuan berusia 71 tahun itu ditangkap pada 22 Mei lalu di kota Longwy, wilayah utara Perancis. Perempuan yang dijuluki polisi Ny Hannibal Lecter itu kini tengah menjalani pemeriksaan kejiwaan untuk menentukan apakah perbuatannya itu dipengaruhi masalah kejiwaan.

Menurut polisi, perempuan itu membunuh suaminya yang berusia 80 tahun menggunakan ulekan batu untuk menghantam kepala suaminya itu. Setelah itu perempuan itu memutilasi organ tubuh suaminya lalu memasak jantung, hidung, dan alat kelaminnya dalam sebuah panci.

Seperti dilansir AFP. Masih belum diketahui apakah perempuan tersebut kemudian memakan organ tubuh yang sudah dimasak itu atau tidak.

Pengacara perempuan itu, Caroline Depretz, menjelaskan, kliennya menderita semacam delusi. Itulah sebabnya polisi memutuskan agar tersangka pembunuhan kejam itu menjalani tes psikologi.

Saat ini, perempuan itu ditahan di penjara unit khusus psikiatri. Jika terbukti menderita kelainan jiwa, maka perempuan itu tak bisa diminta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Mati Mengenaskan Gara-Gara Mau Selamatkan Ponselnya

Gara-Gara Mau Menyelamatkan Ponsel, Dua Orang Mati Tragis

Waspadalah, hal sekecil apapun bisa mereguk nyawa Anda jika dianggap sepele, salah satunya adalah tragedi yang dialami oleh dua orang ini. Gara-gara mau menyelamatkan ponsel terjatuh kedalam lubang tangki septik sedalam lutut.

Peristiwa ini bermula ketika seorang wanita yang berasal dari kota Xinxiang, Henan tak sengaja menjatuhkan ponselnya ke dalam lubang jamban. Kejadian itu pun berakhir naas karena suami dan ibu mertua wanita itu tewas saat berusaha untuk menyelamatkan ponsel yang jatuh tersebut yang seperti diberitakan scmp.com.

Tak bisa napas dan kehilangan kesadaran setelah suami dari wanita itu melompat ke tangki septik tersebut untuk mencari ponsel yang ternyata masih baru. Sayangnya, ia tak bisa bernapas dan tak lama kemudian langsung kehilangan kesadaran.

Mengetahui hal tersebut, ibu mertua wanita langsung ikut masuk ke dalam untuk menyelamatkan putranya. namun naas sang ibu mertua pun juga kehilangan pernapasan.

Sang wanita langsung panik dan masuk ke dalam lubang tangki septik. Ia pun mengalami nasib yang sama. Ayah mertua wanita itu yang mengetahui anggota keluarganya mengalami nasib naas langsung meminta bantuan para tetangga.

Para tetangga pun berusaha untuk menyelamatkan tiga orang yang kehilangan kesadaran di dalam tangki septik. Sayangnya, dua orang meninggal di rumah sakit, yaitu ibu mertua dan suami dari sang wanita. Sementara wanita itu sendiri harus dirawat intensif di rumah sakit. Beberapa orang mengalami luka-luka, termasuk sang ayah mertua.

Penduduk desa mengatakan bahwa para korban berada di dalam lubang tangki septik tidak lebih dari lima menit. Sementara tangki septik itu sendiri memiliki kedalaman hingga selutut. Dokter rumah sakit menjelaskan bahwa para korban meninggal karena mati lemas.

Ambulans yang datang terlambat sehingga korban ibu dan anak yang pada akhirnya meninggal itu sebenarnya masih bernapas saat dikeluarkan dari tangki septik. Hanya saja ambulans datang terlambat lebih dari satu jam.

Tak Tahan Disiksa Ayahnya, Bocah ini Kabur Dari Rumah

Anak ini Kabur Dari Rumah Karena Disiksa Oleh Ayahnya

Bagi anak-anak yang usia di bawah 10 tahun tentu memiliki kenakalan seperti, tidak mau mendengar apa yang dikatakan orang tua, sering lelet jika disuruh mandi atau membereskan mainannya. Hal tersebut sangatlah masuk akal karena pikiran mereka hanya tahu main. Namun tak semua kenakalan tersebut menjadi alasan orang tua untuk menghukumnya secara keras atau bahkan menelantarkannya bukan?

Seorang anak yang berada di Fujian, China, memutuskan untuk kabur dari rumahnya. Ternyata ia sudah tidak tahan dengan perlakuan ayahnya yang menyakitkan. Sang ayah kerap memukulnya dan menyundut puntung rokok ke tubuhnya.

Dilansir Shanghaiist.com. Tubuh dan kakinya penuh dengan memar dan luka sundutan rokok. Sang ayah melakukannya karena putranya itu sering nakal. Bocah bernama Yang Yong itu pun lari dari rumah dan tak mau pulang lagi. Kabar terakhir, bocah ini ditampung oleh Zhangzhou City Social Welfare Institute.

Di sana, orang-orang yang mengurus kasusnya mengatakan bahwa Yang Yong adalah anak yang sangat mandiri dan bisa mengurus dirinya sendiri. Sedikit salut namun juga miris karena hal ini menggambarkan bagaimana kehidupannya sehari-hari.

Yang Yong memang menjadi kakak yang baik di rumah. Ia menangani dua orang adik perempuan sekaligus ketika ayahnya tak mengurus mereka. Mirisnya lagi, Yang Dehwa yang merupakan ayahnya, saat diberi tahu di mana anaknya berada, sepertinya tak berkeinginan untuk menjemput anak tertuanya itu.

Ia menggunakan alasan bahwa istrinya juga lari dari rumah dan ia tak punya uang untuk mengurus semua anak-anaknya. Sayang sekali hal seperti ini harus terjadi. Semoga meski diberi cobaan seperti ini, Yang Yong akan tumbuh dalam lingkungan yang menguatkannya dan membimbingnya menjadi anak berhati mulia.
 
Copyright © 2014. Leopos - All Rights Reserved | Template - Maskolis | Modifikasi by - Leony Li
Proudly powered by Blogger